Masuk

Ingat Saya

MENJADI DUTA DAMAI DUNIA MAYA

 

Dunia maya. Ah, mungkin kita berpikir dunia maya hanyalah sebuah dunia semu yang sama sekali tak nyata. Itu dulu. Setidaknya sebelum internet ada. Saat ini, dunia maya adalah dunia nyata lain di samping kehidupan nyata (berwujud) sehari-hari. Kini dunia maya bukanlah sekedar dunia ilusi, melainkan dunia yang memang ada.

Dunia maya kini diidentikkan dengan internet. Sebagian orang mungkin beranggapan dunia maya hanya sebatas sosial media, tempat orang-oang mengaktualisasikan diri. Tapi sebenarnya lebih dari itu. Dunia yang tak sekedar tempat untuk mencari informasi, tetapi juga berkomunikasi dan bersosialisasi. Perannya kini cukup besar dalam mempengaruhi kehidupan kita secara nyata. Lihat saja, orang kini berbisnis lewat internet. Mencari alamat lewat internet. Berkenalan bahkan bertemu jodoh juga lewat internet.

Dunia maya memiliki berpengaruh besar bagi kehidupan nyata. Lihat saja bagaimana saat musim pemilihan umum para partai dan calon-calonnya ramai berkampanye lewat internet. Atau bagaimana sebuah organisasi mengkampanyekan suatu isu.

Begitu besarnya peran internet tentu memudahkan kita. Tapi hati-hati, kita juga bisa terpengaruh hal-hal negatif jika tak bijak berinternet. Salah satu bahaya internet adalah munculnya situs-situs organisasi radikal dengan tujuan-tujuan golongan mereka. Situs-situs ini biasanya kontennya berisi kebencian dan seringnya justru berisi informasi dan data yang melenceng dari fakta yang ada. Tujuannya tak lain adalah untuk memprovokasi para pembaca yang umumnya adalah orang awam.

Kemunculan website damai.id tentu menjadi oase bagi kita yang mengharapkan kedamaian di dunia nyata yang berawal dari dunia maya. Di damai.id siapa saja yang cinta akan kedamaian bisa bergabung dan berkarya untuk misi kedamaian dunia pada umumnya, dan tanah air Indonesia pada khususnya.

Diharapakan, dengan adanya konten-konten bernapaskan semangat cinta damai yang merupakan karya para anggota komunitas damai, bisa menggeser situs-situs bernada provokasi. Minimal bisa menjadi acuan sebagai tulisan yang berimbang dan memandang sebuah isu dengan kepala dan hati yang dingin.

Bergabung dalam komunitas damai.id berarti kita siap untuk menjadi duta damai dunia maya. Duta yang mengkampanyekan kedamaian dalam tiap karya-karyanya. Baik itu karya dalam bentuk tulisan, teknologi digital, maupun disain komunikasi visual. Tiap anggota bisa dengan bebas memposting karyanya di damai.id.

Tapi cukupkah hanya dengan berkarya dan mempostingnya di damai.id saja?! Tentunya masih belum cukup. Pencegahan terorisme lewat dunia maya membutuhkan usaha yang maksimal dan kerja sama semua pihak. Tak cukup hanya dengan mencurahkan pandangan pribadi kita lewat karya dan mempostingnya. Sebagai duta damai dunia maya, kita harus bahu membahu agar karya kita sampai ke masyarakat awam pengguna internet karena mereka lah biasanya sasaran website radikal.

Gotong royong.

Iya, kita harus gotong royong. Harus saling bersinergi. Kita harus mencontoh filosopi sapu lidi, dimana jika sebuah lidi hanya bekerja sendiri, ia tak akan bisa membersihkan halaman yang kotor. Kalaupun bisa, akan butuh waktu yang sangat lama dan tenaga yang ekstra kuat. Akan berbeda hasilnya jika lidi-lidi tersebut bersatu dalam satu ikatan dan bergerak bersama. Sekejap saja tentunya halaman akan bersih.

Begitu pula para duta damai dunia maya. Jika kita bergerak sendiri-sendiri, hasilnya tentu akan kurang maksimal. Tapi jika kita berkumpul menjadi satu, bergerak serentak dan saling mengisi kekosongan, mudah-mudahan misi menciptakan dunia maya yang damai akan terwujud.

Di tulisan kali ini saya tak akan bercerita tentang tips dan trik membentengi diri dari terorisme. Namun lebih kepada bagaimana karya-karya para duta damai tidak hanya dikonsumsi oleh anggota komunitas damai saja. Seperti website radikal yang gencar menyebar link untuk memasukkan idealisme mereka ke pikiran para pembaca, para duta damai pun juga harus gencar men-share link tulisannya agar dilihat masyarakat. Dan disinilah peran gotong royong itu diperlukan.

 

Share link serentak

Jadi begini cara mainnya. Tiap minggu, admin damai.id memilih dan mengumumkan 1 artikel/karya dari para anggota komunitas damai yang dianggap paling bagus. Nah, tiap anggota komunitas dianjurkan untuk men-share link karya tersebut ke sosial media pribadi masing-masing anggota. Jadi tiap minggu ada 1 karya yang di-share serentak. Semakin banyak anggota yang men-share, semakin banyak pula masyarakat yang membaca. Harapannya sih link tersebut menjadi viral, tidak hanya dibagikan oleh anggota komunitas damai, tapi masyarakat umum yang membaca juga ikut membagikan link tersebut di akun sosmed pribadi mereka.

Tentu kita tidak bisa memaksa tiap anggota untuk membagikan link karya pilihan damai.id. Tapi mereka yang memang memiliki kesadaran pentingnya sebuah misi kedamaian disampaikan ke masyarakat, ia tentu akan dengan senang hati melakukannya. Dan jika gerakan share link serentak berjalan dengan baik, mudah-mudahan masyarakat bisa lebih bijak menyikapi situs-situs radikal yang selalu berusaha memprovokasi mereka.

perempuannovember
Just ordinary girl that falling in love with beautifulness of Indonesia